Klaten, GarengPetruk.com – Warga Klaten lagi-lagi dibikin senam jantung. Bukan karena konser dangdut atau kejutan diskon, tapi gegara polisi tidur yang beranak pinak di Jalan Pemuda, tepat di depan kantor Bupati Klaten. Empat polisi tidur berjajar rapi kayak pasukan upacara, bikin pengendara motor serasa ikut lomba balap karung dadakan!
Keluhan ini viral di media sosial, terutama di grup Facebook “Kabar Klaten News”.
Salah satu netizen nyeletuk:
> “Itu bukan polisi tidur, itu jenderal tidur!”
Waduh, kalau udah jenderal tidur, berarti rakyat kecil harus tiarap semua dong?
Tak cuma itu, ada komentar lain yang makin pedas sambil ngelus dada:
“Niki di-portal sekalian mawon. Pit (sepeda) di tuntun wae rekosone ngono!”
(Kalau gitu sekalian aja dipalang, naik sepeda pun kudu didorong!)
Bingung pengendara, girang montir
Para pengguna jalan mengeluhkan ukuran polisi tidur yang jumbo. Melewati polisi tidur ini perlu skill setara freestyle motocross , salah sedikit, spakbor bisa patah, shockbreaker bisa nangis minta ampun.
Motor matik? Siap-siap pantat ketampar jok!
Mobil sedan? Gigi 1 dan doa panjang tak boleh lupa.
Bupati Klaten pun Angkat Suara
Mendapat keluhan yang meledak di medsos, Bupati Hamenang Wajar Iswoyo buru-buru klarifikasi. Katanya,
“Itu bukan di depan Pemda, tapi di seberang Pemda. Dan itu juga bukan maunya Pemda, tapi usulan dari warga sekitar!”
Nah lho, ketahuan… polisi tidur ini titipan warga, bukan proyek Pemda.
Tapi tenang, Hamenang juga bilang sudah menyuruh pihak PU untuk segera menghilangkan polisi-polisi tidur yang kelewat overdosis ini.
Sindiran Manis ala Gareng-Petruk:
Polisi tidur memang perlu, supaya jalanan nggak kayak sirkuit balap.
Tapi kalau polisinya tidur rame-rame, berjejer kayak pameran kasur diskon, ya rakyat kecil yang kasihan: motor rusak, hati mendidih, dompet tipis tambah tipis.
Jangan-jangan, polisi tidur ini sudah terlalu nyaman tidurnya, sampai lupa bangun!
Salam dari Gareng-Petruk:
“Kalau polisi tidur banyak, rakyat terjungkal. Tapi kalau pemimpin tidur, negara ambruk!”
Jadi, mari kita bangunkan semuanya… yang tidur di jalan maupun di jabatan!
(—Tim Redaksi Klaten Ngakak)




















