Klaten, garengpetruk.com –
Dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) andalan Klaten — BPR Bank Klaten dan PDAM Tirta Merapi — hari ini kedatangan tamu istimewa. Bukan tamu undangan kawinan, tapi para wakil rakyat dari DPR RI yang sedang “reses”, alias liburan berkedok kerja. Eh maaf… kunjungan kerja.
Reses atau Rekreasi? BUMD Bingung Tapi Tetap Sambut
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima dan Mohammad Toha, hadir langsung. Suasana? Tentu saja penuh sambutan hangat… hangat karena AC ruang rapatnya belum nyala, dan semua tegang takut ditanya tiba-tiba soal neraca keuangan!
Gareng nyeletuk,
“Wah, ini tamu datang bukan mau nabung di Bank Klaten atau pasang air PDAM, ya Truk?”
Petruk menjawab,
“Bukan Kang… Mereka datang mau ‘minum’ ide. Biar besok bisa diseduh jadi RUU.” 😁

PDAM Bicara Kinerja, DPR Bicara RUU, Rakyat Bicara Harga
Direktur Utama PDAM Tirta Merapi dengan semangat menyampaikan segala masukan untuk RUU BUMD. Katanya sih, kinerja PDAM Klaten termasuk top markotop se-Jawa Tengah.
“Sudah kita sampaikan semua masukan, Mas. Kinerja kita diapresiasi. Klaten bagus. Nomor di Jawa Tengah!” katanya, dengan mata berbinar seperti debit air lancar di musim kemarau.
Tapi sayangnya, rakyat di luar ruangan malah bisik-bisik:
“Lah PDAM kita bagus, tapi kenapa air di rumah kadang masih kalah deras dari keran warung kopi sebelah?”
Dari Regulasi ke Realita, Masih Jauh Rutenya
Katanya sih, kunjungan ini bagian dari upaya meningkatkan sinergi pusat dan daerah. Tapi ya gitu… kadang sinergi di atas kertas, di lapangan malah sibuk sendiri-sendiri.
Rakyat cuma berharap, jangan sampai yang disinergikan cuma selfie dan pidato, sementara air bersih dan kredit rakyat kecil masih seret kayak pipa bocor kena batu kali.
Gareng tepuk jidat,
“Truk… regulasinya makin banyak, tapi yang numpuk bukan air bersih, malah berkas izin!”
Petruk tertawa,
“Lha iya, Kang… yang ngalir cuma wacana, bukan airnya.” 🤣

Harapan: Jangan Cuma Nambah Aturan, Tapi Juga Kurangi Kesengsaraan
Dengan kunjungan DPR ini, harapannya sih BUMD makin keren, makin profesional, dan makin nyambung sama kebutuhan rakyat. Tapi ya, kalau hasil akhirnya cuma nambah pasal tanpa nambah pasokan, itu bukan reformasi… tapi formalitas berbalut nasi kotak.
#GarengPetrukNews
#ResesAtauResah
#RUU_BUMD_AtauRumitUntukBingunginDireksi
#AirBersihBukanAirLudahJanji





















https://shorturl.fm/np2vx
https://shorturl.fm/ZmiSh