• Contcat Us
Kamis, April 23, 2026
Portal Berita Klaten - Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Sarasehan Budaya di Jatinom: Kerukunan Dihidupkan, Apem Disiapkan!

garengklaten by garengklaten
Agustus 1, 2025
in Uncategorized
0
Foto bersama, Pengurus FKUB Klaten, Forkopincam Jatinom, serta kelompok sadar kerukunan berbasis budaya kec. Jatinom. Dok. FKUB Klaten

Foto bersama, Pengurus FKUB Klaten, Forkopincam Jatinom, serta kelompok sadar kerukunan berbasis budaya kec. Jatinom. Dok. FKUB Klaten

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JATINOM, garengpetruk klaten — Kalau biasanya orang ribut soal beda keyakinan, beda pilihan politik, atau beda selera sambal, malam Rabu (30/7) kemarin warga Jatinom malah ngumpul rukun ngopi bareng sambil sarasehan budaya.

Kegiatan ini digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Klaten, bukan buat debat kusir apalagi gontok-gontokan, tapi justru buat ngademin hati, menyejukkan pikiran, dan menumbuhkan toleransi—pakai cara yang paling ‘ndeso’, paling ‘nusantara’, dan pastinya paling ngemong: budaya!

READ ALSO

Kemenag Klaten Gelar Dialog Cegah Dini Konflik Paham Keagamaan Islam

MUI Klaten Gelar Ziarah Kubur, Mengenang Tiga Tokoh Besar di Milad ke-50

Acara yang dihelat di kecamatan Jatinom ini dihadiri berbagai tokoh lintas agama, pengurus FKUB & PKUB, dan para seniman budayawan. Lengkap! Dari yang pakai peci, salib, samir, sampek yang rambutnya dicat warna pelangi juga ada. Ini baru namanya pluralisme rasa wedang jahe—beragam tapi nyegerin!

 

Kerukunan Itu Bukan Teori, Tapi Praktik Harian

Ir. Wisnu Hendrata, MMR, yang selain insinyur juga pemerhati budaya, menyampaikan bahwa sarasehan ini adalah semacam “ruwatan spiritual”—bukan untuk buang sial, tapi buang prasangka.

“Sarasehan budaya bisa jadi wadah tukar-menukar nilai. Dari pada tukar bacotan di medsos, mending tukar cerita budaya yang adem,” ujar Pak Wisnu sambil merapikan sorban imajinernya.

 

Sementara KH. Syamsuddin Asyrofi, Ketua FKUB Klaten, menggarisbawahi pentingnya budaya sebagai tembok pertahanan. Tapi bukan tembok Berlin, melainkan tembok kekeluargaan.

“Kalau ada konflik karena beda agama dan budaya, itu bukan karena agama atau budayanya, tapi karena hatinya lagi panas. Nah, sarasehan ini semacam kipas angin rohani,” kata beliau.

Apem untuk Perdamaian Dunia? Bisa Banget!

Camat Jatinom, Agus Sunyoto, juga turut angkat bicara sambil nyengir senyum-senyum:

“Tanggal 8 Agustus 2025 nanti, kita gelar budaya sebar apem, lho! Bukan cuma bagi-bagi kue, tapi simbol berbagi berkah dan kasih sayang. Jadi jangan tanya, ‘apem buat apa?’ Jawabnya: apem buat damai!”

 

Bayangin, kalau dunia ini diguyur apem ketimbang bom, bisa-bisa perang dunia diganti festival kuliner.

Ketua FKUB Klaten didampingi Forkopincam Jatinom, mengukuhkan kelompok sadar merukunan berbasis budaya kecamatan Jatinom, Klaten.
Ketua FKUB Klaten didampingi Forkopincam Jatinom, mengukuhkan kelompok sadar merukunan berbasis budaya kecamatan Jatinom, Klaten.

Gebrakan: Kecamatan Sadar Kerukunan, Bukan Sekadar Stiker Mobil

Yang bikin acara ini makin bikin hati meleleh kayak keju di atas bakwan goreng, adalah pengukuhan Pengurus Kecamatan Sadar Kerukunan berbasis Budaya—pertama di Indonesia, lho! Bukan cuma slogan doang, tapi ada 13 komunitas budaya yang siap turun gunung buat nguri-uri kerukunan.

“Ini bukan program tempelan. Ini kolaborasi antara masyarakat sipil dan pemerintah. Kita mau tunjukin, Klaten bisa jadi laboratorium kerukunan nasional,” tegas KH Syamsuddin dengan aura karismatik ala tokoh anime.

 

Rencananya, para pengurus ini bakal bikin pelatihan, workshop, dan kegiatan budaya lainnya. Jadi kalau selama ini orang ikut workshop buat naik jabatan, ini workshop buat naikkan kadar toleransi dan empati.

Pesan Gareng & Petruk:

“Beda agama? Wajar. Beda budaya? Lumrah. Beda selera? Sah! Tapi jangan lupa, kita satu meja makan kalau lapar, dan satu panci rebus kalau harga cabe naik!”

Yuk, kita sarasehan tiap hari, dimulai dari rumah masing-masing. Jangan tunggu konflik datang, baru kita pasang baliho kerukunan.

Gareng Petruk: Menyindir dengan tawa, mengkritik dengan cinta.

Related Posts

Kemenag Klaten Gelar Dialog Cegah Dini Konflik Paham Keagamaan Islam
Uncategorized

Kemenag Klaten Gelar Dialog Cegah Dini Konflik Paham Keagamaan Islam

Agustus 13, 2025
MUI Klaten Gelar Ziarah Kubur, Mengenang Tiga Tokoh Besar di Milad ke-50
Uncategorized

MUI Klaten Gelar Ziarah Kubur, Mengenang Tiga Tokoh Besar di Milad ke-50

Agustus 13, 2025
Petani Tua, Petani Muda, dan Burung Hantu: Magang Seru di P4S Manunggal Tani Klaten (Gareng Petruk News – Redaksi Nyeleneh tapi Ngena)
Uncategorized

Petani Tua, Petani Muda, dan Burung Hantu: Magang Seru di P4S Manunggal Tani Klaten (Gareng Petruk News – Redaksi Nyeleneh tapi Ngena)

Agustus 11, 2025
Aria Bima Saat Kunjungan Reses di BUMD Klaten
Uncategorized

Dua BUMD Klaten Didatangi DPR RI: Antara Reses, Regulasi, dan Rasa-Rasa Formalitas

Agustus 7, 2025
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., didampingi direktur rumah sakit dan pengurus Muhammadiyah, menandatangani prasasti peresmian gedung. Foto : Eko/Gareng Petruk.
Uncategorized

Dulu Cuma Balai Pengobatan, Sekarang Ada ICU & VIP! Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jatinom Disulap Jadi ‘Istana Sehat’ 3 Lantai—Pejabat Sampai Bingung Mau Rawat Inap atau Staycation!

Agustus 5, 2025
Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardianto , memberikan sambutan pembukaan raker FKUB Klaten. Foto : Eko /Gareng Petruk
Uncategorized

Klaten Rakeran: FKUB Merancang Pusat Edukasi Kerukunan, Biar Damai Tak Cuma di Spanduk!

Agustus 3, 2025
Next Post
Wakil Bupati Klaten, Benny Indra Ardianto , memberikan sambutan pembukaan raker FKUB Klaten. Foto : Eko /Gareng Petruk

Klaten Rakeran: FKUB Merancang Pusat Edukasi Kerukunan, Biar Damai Tak Cuma di Spanduk!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Aria Bima Saat Kunjungan Reses di BUMD Klaten

Dua BUMD Klaten Didatangi DPR RI: Antara Reses, Regulasi, dan Rasa-Rasa Formalitas

Agustus 7, 2025
Kemenag Klaten Gelar Dialog Cegah Dini Konflik Paham Keagamaan Islam

Kemenag Klaten Gelar Dialog Cegah Dini Konflik Paham Keagamaan Islam

Agustus 13, 2025
Duh, Pak Dewan! Gara-Gara Selingkuh, Warga Geruduk DPRD Klaten!

Duh, Pak Dewan! Gara-Gara Selingkuh, Warga Geruduk DPRD Klaten!

Agustus 12, 2025
Buka Bersama, Santunan Anak Yatim, dan Janji Manis Ramadhan

Buka Bersama, Santunan Anak Yatim, dan Janji Manis Ramadhan

Agustus 12, 2025
Halal Bihalal Guru PPPK Klaten: Antara Sambel Pecel, Soliditas, dan 3T Sakti

Halal Bihalal Guru PPPK Klaten: Antara Sambel Pecel, Soliditas, dan 3T Sakti

Mei 1, 2025

EDITOR'S PICK

Konvoi Brong-Brongan: Lulus Ujian atau Lulus Akal?

Konvoi Brong-Brongan: Lulus Ujian atau Lulus Akal?

Mei 5, 2025
Sambut Nyepi, Umat Hindu Klaten Gelar Melasti: Mensucikan Diri, Sekaligus Mensucikan Pikiran yang Penuh Drama!

Sambut Nyepi, Umat Hindu Klaten Gelar Melasti: Mensucikan Diri, Sekaligus Mensucikan Pikiran yang Penuh Drama!

Agustus 12, 2025
UMBUL BRONDONG: SURGA ANAK, SURGA ORANG TUA, DAN SURGA IKAN PIJATAN!

UMBUL BRONDONG: SURGA ANAK, SURGA ORANG TUA, DAN SURGA IKAN PIJATAN!

Mei 24, 2025
KH. Syamsuddin Asyrofi :Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1446 H Untuk Penguatan Kerukunan Antarumat Beragama

KH. Syamsuddin Asyrofi :Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1446 H Untuk Penguatan Kerukunan Antarumat Beragama

Agustus 12, 2025

Biro Klaten

Portal Berita Klaten – Gareng Petruk

Eko Setyo Atmojo

Kabiro Klaten

Biro Klaten - Harian Nasional Gareng Petruk.

Portal berita lokal Klaten yang menggabungkan gaya kritis, humor segar, dan sindiran tajam ala Punakawan. Kami hadir untuk mengabarkan kabar terbaru dari pelosok hingga pusat kota Klaten—mulai dari dinamika politik desa, geliat ekonomi pasar, kisah budaya, hingga cerita unik warganya—dengan bahasa yang renyah, ringan, tapi penuh makna.

Di sini, berita bukan hanya soal fakta, tapi juga rasa. Kami mengupas peristiwa dari sudut pandang rakyat jelata, menyuarakan yang tak bersuara, dan mengocok perut sambil mengajak pembaca berpikir. Gareng dan Petruk hadir sebagai pemandu, mengajak Anda tertawa, tersindir, dan tercerahkan dalam satu genggaman.

"Klaten itu bukan hanya gudeg dan candi, tapi juga gudangnya cerita gokil dan inspirasi!"

Follow us

Kategori

Jurnalis Gareng Petruk

  • Tentang Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalis Harian Nasional Gareng Petruk
  • Kantor Redaksi Pusat

© 2025 Biro Klaten - Gareng Petruk by Punakawan Group.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1

© 2025 Biro Klaten - Gareng Petruk by Punakawan Group.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In