• Contcat Us
Rabu, Juni 3, 2026
Portal Berita Klaten - Gareng Petruk
No Result
View All Result
  • Login
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home Berita Pemerintahan

Hari Desa di Klaten: Ponggok, Desa 19 Miliar, dan Pesan Budiman Sudjatmiko untuk Entaskan Kemiskinan

garengklaten by garengklaten
Agustus 12, 2025
in Berita Pemerintahan, Kebijakan Daerah, Layanan Publik, Pojok Klaten, Polanharjo, Program dan Proyek Pemkab Klaten, Transparansi Anggaran
0
Hari Desa di Klaten: Ponggok, Desa 19 Miliar, dan Pesan Budiman Sudjatmiko untuk Entaskan Kemiskinan
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Redaksi Gareng Petruk

Klaten, 15 Januari 2025 – Desa Ponggok, desa kebanggaan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, hari ini menjadi pusat perhatian nasional. Desa yang dikenal sebagai “mesin cetak uang” dengan Pendapatan Asli Desa (PADes) Rp19 miliar per tahun ini menjadi tuan rumah peringatan Hari Desa pertama setelah penetapan Keppres 23 Tahun 2024. Acara ini tak hanya menjadi ajang pamer prestasi, tetapi juga arena sindiran manis ala Gareng dan Petruk tentang cita-cita besar dan realitas desa di Indonesia.

READ ALSO

Sebanyak 1.440 GTT/PTT di Klaten Terima Kesra, Bupati: “Jangan Dipakai untuk Pinjol dan Judol”

Petugas BUMDes di Klaten Minta BPJS, Bupati: “Usulan yang Bagus”

Ponggok, Desa Tajir Melintir

Muhammad Asri Anas, Ketua Umum Desa Bersatu, dengan bangga membuka acara, “Kami ingin desa-desa di seluruh Indonesia belajar dari Ponggok. Ini bukan sekadar desa, ini inspirasi! Rp19 miliar per tahun, Bung! Desa lain kapan?”

Gareng, yang ikut menyimak sambutan itu, nyeletuk ke Petruk, “Truk, desa ini kaya warung kopi mewah. Tidak hanya bisa menghidupi warganya, malah bisa mengundang tamu internasional.”

Petruk, dengan gayanya yang jenaka, menimpali, “Bener, Geng. Tapi ya jangan lupa, Ponggok ini istimewa, gak semua desa punya potensi yang sama. Orang pakai sumur penghasilan, bukan sumur penyesalan.”

Budiman Sudjatmiko dan Misi Anti Kemiskinan

Salah satu tamu VIP yang hadir adalah Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BPTASKIN), Budiman Sudjatmiko. Dalam pidatonya, Budiman menekankan pentingnya peran desa dalam mengentaskan kemiskinan. Ia menggagas pembentukan Satgas Desa Anti Kemiskinan yang melibatkan organisasi perangkat desa dan pegiat desa di seluruh Indonesia.

“Kita butuh desa-desa bergerak bersama. Kemiskinan tidak akan selesai hanya dengan pidato atau slogan. Kita butuh entrepreneurship di desa. Kalau desa tidak kompak, apalagi kalau kepala desa malah asyik debat politik, ya susah!” ujar Budiman dengan tegas.

Gareng kembali bergumam, “Truk, ini acara serius, tapi tetap lucu. Orang menanggulangi kemiskinan dengan kata-kata manis, tapi bagaimana caranya kalau orang desanya gak percaya? Lebih sulit daripada balik tempe.”

Petruk menambahkan, “Lho, Geng. Yang penting niat dan aksi. Kalau orang desanya diajak, bukan hanya diberi tahu, insya Allah bisa. Tapi kalau hanya bermimpi, ya… nanti gak miskin malah jadi pemain sinetron mimpi terus.”

Investor dan Ekosistem Desa

Budiman juga menyinggung rencana BPTASKIN untuk membawa investor ke desa-desa. Ia percaya, dengan keterlibatan investor, desa-desa miskin bisa berkembang menjadi pusat ekonomi baru. Namun, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan yang bijak agar tidak justru menjadi bumerang bagi masyarakat desa.

“Kita akan membangun ekosistem bisnis di desa. Desa itu ibarat pohon besar, investor adalah pupuk. Kalau pupuknya bagus, pohonnya akan subur. Kalau pupuknya salah, bisa mati semua,” jelas Budiman.

Gareng yang mendengar analogi ini lantas berkomentar, “Truk, investor itu benar bisa jadi pupuk. Tapi kalau orang desanya gak ngerti cara mengolah, pupuk malah jadi racun. Terus siapa yang menanggulangi kemiskinan, Menteri atau malah dukun?”

Pesan untuk Kepala Desa: Kompak atau Kandas

Budiman menutup pidatonya dengan pesan penting untuk para kepala desa agar selalu kompak di belakang pemerintah. “Kalau kepala desa sibuk bertikai, jangan harap desa bisa maju. Tidak ada kemiskinan yang teratasi tanpa kerja sama dan solidaritas,” katanya.

Petruk mengangguk setuju, lalu berseloroh, “Bener, Geng. Desa itu kayak wayang. Kalau dalang dan wayangnya gak kompak, ceritanya malah hancur. Desa-desa itu butuh dalang yang bisa mengajak semua warga untuk percaya dan ikut bermain.”

Gareng menyahut, “Ya, Truk. Semoga kepala-kepala desa ini gak cuma kompak saat pidato, tapi benar-benar kompak saat bekerja. Kalau enggak, orang desanya bakal terus nonton panggung kosong.”

Renungan Gareng Petruk

Hari Desa di Ponggok ini bukan hanya selebrasi, tapi juga panggilan aksi. Ponggok mungkin jadi contoh desa sukses, tapi masih banyak desa yang berjuang di garis kemiskinan. Budiman Sudjatmiko sudah menawarkan jalan keluar dengan entrepreneurship dan kerja sama. Namun, tanpa dukungan semua pihak, cita-cita besar ini hanya akan menjadi pidato yang terbang bersama angin Klaten.

“Geng,” ujar Petruk serius, “Desa itu pondasi bangsa. Kalau desanya kuat, negaranya gak bakal ambruk. Tapi kalau desanya miskin, orang kotanya cuma bisa mengelus dada.”

Gareng mengangguk, “Ya, Truk. Semoga Hari Desa ini gak cuma jadi acara tahunan, tapi jadi awal perubahan nyata. Supaya orang desa gak cuma bisa melihat Ponggok, tapi bisa membuat ‘Ponggok’ versi desanya sendiri.”

Gareng Petruk: Ngomong Lucu, tapi Mikir Serius.

Related Posts

Sebanyak 1.440 GTT/PTT di Klaten Terima Kesra, Bupati: “Jangan Dipakai untuk Pinjol dan Judol”
Berita Pemerintahan

Sebanyak 1.440 GTT/PTT di Klaten Terima Kesra, Bupati: “Jangan Dipakai untuk Pinjol dan Judol”

Agustus 15, 2025
Petugas BUMDes di Klaten Minta BPJS, Bupati: “Usulan yang Bagus”
Berita Pemerintahan

Petugas BUMDes di Klaten Minta BPJS, Bupati: “Usulan yang Bagus”

Agustus 15, 2025
Wunut Berdendang, Silaturrahmi Menyandang – Halal Bi Halal Bukan Sekadar Salam Tempel!
Berita Gaya Hidup

Wunut Berdendang, Silaturrahmi Menyandang – Halal Bi Halal Bukan Sekadar Salam Tempel!

Agustus 12, 2025
Klaten Diserbu Wisatawan! Umbul-Umbul Dibanjiri, Kepala Desa Minta Study Tour Jangan Lari ke Luar Negeri
Berita Nasional

Pemprov Jateng Jadi Ojol Rasa Malaikat: Ratusan Warga Klaten Balik ke Perantauan Tanpa Ongkos, Tanpa Drama

Agustus 12, 2025
Klaten Diserbu Wisatawan! Umbul-Umbul Dibanjiri, Kepala Desa Minta Study Tour Jangan Lari ke Luar Negeri
Berita Pemerintahan

Klaten Diserbu Wisatawan! Umbul-Umbul Dibanjiri, Kepala Desa Minta Study Tour Jangan Lari ke Luar Negeri

Agustus 12, 2025
GARAPAN GARING GARENG: TRUCUK BUKAN TRUCUK, TAPI “TRUCUP”! SPBU KLATEN BIKIN KENDARAAN MANDI AIR BBM
Berita Kriminal

GARAPAN GARING GARENG: TRUCUK BUKAN TRUCUK, TAPI “TRUCUP”! SPBU KLATEN BIKIN KENDARAAN MANDI AIR BBM

Agustus 12, 2025
Next Post
“Duar! Petir Nyelonong ke Rumah Warga Klaten, Agus Dapat ‘Hadiah’ Genteng di Kepala”

"Duar! Petir Nyelonong ke Rumah Warga Klaten, Agus Dapat ‘Hadiah’ Genteng di Kepala"

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

POPULAR NEWS

Aria Bima Saat Kunjungan Reses di BUMD Klaten

Dua BUMD Klaten Didatangi DPR RI: Antara Reses, Regulasi, dan Rasa-Rasa Formalitas

Agustus 7, 2025
Kemenag Klaten Gelar Dialog Cegah Dini Konflik Paham Keagamaan Islam

Kemenag Klaten Gelar Dialog Cegah Dini Konflik Paham Keagamaan Islam

Agustus 13, 2025
Duh, Pak Dewan! Gara-Gara Selingkuh, Warga Geruduk DPRD Klaten!

Duh, Pak Dewan! Gara-Gara Selingkuh, Warga Geruduk DPRD Klaten!

Agustus 12, 2025
Buka Bersama, Santunan Anak Yatim, dan Janji Manis Ramadhan

Buka Bersama, Santunan Anak Yatim, dan Janji Manis Ramadhan

Agustus 12, 2025
Halal Bihalal Guru PPPK Klaten: Antara Sambel Pecel, Soliditas, dan 3T Sakti

Halal Bihalal Guru PPPK Klaten: Antara Sambel Pecel, Soliditas, dan 3T Sakti

Mei 1, 2025

EDITOR'S PICK

Silaturahmi Kebangsaan secara virtual DPW dan DPD LDII dengan tokoh lintas agama untuk penguatan toleransi antar umat beragama di Jawa Tengah.

Silaturrahim Kebangsaan LDII Jilid V: Ketika Para Tokoh Ngumpul Demi Toleransi, Gareng-Petruk Ikutan Ngelus Dada dan Ngopi Bareng!

Juli 27, 2025
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Klaten KH Hartoyo menyampaikan bahwa kolaborasi antara MUI dengan BAZNAS Klaten dimaksudkan untuk kemaslahatan umat. Dok. MUI Klaten

MUI & BAZNAS Klaten Berkolaborasi: Demi Umat, Bukan Cuma Undangan dan Stempel Basah

Juli 11, 2025
Truk Overload dan Sampah yang Tak Kunjung Move On: DPRD Klaten Sosialisasi Perda, Tapi Warga Masih Bingung Pilah Cinta, Eh Sampah

Truk Overload dan Sampah yang Tak Kunjung Move On: DPRD Klaten Sosialisasi Perda, Tapi Warga Masih Bingung Pilah Cinta, Eh Sampah

April 24, 2025
WAISAK: LENTERA CINTA DI TENGAH KEGADUHAN DUNIA

WAISAK: LENTERA CINTA DI TENGAH KEGADUHAN DUNIA

Mei 12, 2025

Biro Klaten

Portal Berita Klaten – Gareng Petruk

Eko Setyo Atmojo

Kabiro Klaten

Biro Klaten - Harian Nasional Gareng Petruk.

Portal berita lokal Klaten yang menggabungkan gaya kritis, humor segar, dan sindiran tajam ala Punakawan. Kami hadir untuk mengabarkan kabar terbaru dari pelosok hingga pusat kota Klaten—mulai dari dinamika politik desa, geliat ekonomi pasar, kisah budaya, hingga cerita unik warganya—dengan bahasa yang renyah, ringan, tapi penuh makna.

Di sini, berita bukan hanya soal fakta, tapi juga rasa. Kami mengupas peristiwa dari sudut pandang rakyat jelata, menyuarakan yang tak bersuara, dan mengocok perut sambil mengajak pembaca berpikir. Gareng dan Petruk hadir sebagai pemandu, mengajak Anda tertawa, tersindir, dan tercerahkan dalam satu genggaman.

"Klaten itu bukan hanya gudeg dan candi, tapi juga gudangnya cerita gokil dan inspirasi!"

Follow us

Kategori

Jurnalis Gareng Petruk

  • Tentang Harian Nasional Gareng Petruk
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalis Harian Nasional Gareng Petruk
  • Kantor Redaksi Pusat

© 2025 Biro Klaten - Gareng Petruk by Punakawan Group.

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1

© 2025 Biro Klaten - Gareng Petruk by Punakawan Group.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In